Rabu, 12 Oktober 2011

Bahagia di Ujung Jari Anda

Anda tidak harus memenangkan lotre atau bertemu dengan pasangan jiwa Anda agar bisa berbahagia.

Anda hanya perlu melakukan beberapa perubahan kecil dalam menghadapi hari-hari Anda. Walaupun kita semua tahu bagaimana rasanya bahagia, tetapi masih menjadi rahasia bagaimana cara meraihnya. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kebahagiaan tepat berada di ujung jari Anda. Anda dapat memperkuat dan membangunnya, sama seperti otot-otot Anda.


Penelitian menunjukkan bahwa pengalaman bahagia kita 50% dipengaruhi oleh faktor genetik, 10% karena faktor kejadian, dan 40% karena dilakukan dengan sengaja, kata Dan Baker, Ph.D., direktur penemu Program penguatan hidup ( the Life Enhancement Program) di Ranch Canyon, Tucson, Arizona.

Kebahagiaan adalah efek samping dari hidup yang diatur dengan tujuan-tujuan tertentu. Berjuanglah terhadap apa yang Anda percayai, dan kembangkan potensi diri Anda.

Dengan melakukan itu, Anda dapat meningkatkan kualitas pikiran dan kesehatan Anda. Beruntungnya, cara termudah untuk meraih kebahagiaan adalah dengan membebaskan diri dari stres sehari-hari dan fokus pada hal-hal kecil dalam hidup yang dapat membawa kebahagiaan.

Berikut adalah langkah mudah meraih kebahagiaan:

Gunakan kekuatan Anda

Fokuslah pada kelebihan dan kekuatan Anda untuk meminimalis kelemahan, kata M.J. Ryan, penulis buku Health and Happiness Boosters.

Jika Anda tidak yakin akan apa talenta Anda sebenarnya, perhatikan pujian-pujian yang Anda dapat. Jika teman anda mengatakan laporan Anda baik, maka cobalah kembangkan kemampuan menulis Anda. Anda juga bisa berkonsultasi dengan ahli yang Anda ketahui.

Semakin Anda berbicara mengenai kekuatan Anda, Anda akan semakin menjadi seperti itu, merasa lebih baik, dan semakin baik ke depannya.


Kembangkan hobi

Jika Anda menyadari satu kegiatan kreatif di masa lampau yang membuat Anda senang tetapi sekarang Anda kesulitan untuk memasukkannya ke daftar jadwal kegiatan Anda, cobalah pertimbangkan ini: kreativitas membantu orang beradaptasi dengan kehidupan dengan membuat mereka lebih fleksible dan terbuka terhadap pengalaman-pengalaman hidup, kata Dean Keith Simonton, Ph.D

Hal ini, akan menghasilkan kepuasan dan rasa percaya diri. Karena keuntungan lebih berasal dari proses dibandingkan dengan produk, Anda tidak harus melukis seperti picasso untuk merasakan efeknya.

Jika kelas menggambar terlalu membingungkan, tambahkan waktu luang Anda setiap minggunya. Selama waktu ini, cobalah lakukan sesuatu yang dapat mengundang rasa ingin tahu Anda, mungkin mencoba resep masakan baru atau membaca puisi.

Cara memperluas wawasan adalah dengan mengubah rutinitas Anda. Cobalah restoran baru atau pergilah menyaksikan konser daripada ke bioskop. Berhentilah dari rutinitas setiap hari dan pikiran Anda akan semakin berkembang, seiring dengan itu Anda juga akan semakin bahagia.


Sederhanakan hidup Anda

Uang tidak dapat membeli kebahagiaan. Faktanya, kelebihan uang tidak hanya gagal membawa kebahagiaan setelah kebutuhan dasar terpenuhi tetapi sebenarnya menghambat kebahagiaan itu datang.

Orang-orang yang mengatakan bahwa uang banyak itu sangat penting bagi mereka akan mengalami depresi, kecemasan, dan sakit kepala, dan tidak akan merasa puas dengan hidup mereka, kata Tim Kasser, Ph.D., penulis buku The High Price of Materialism.

Berdasarkan penelitian Kasser, waktu mempunyai pengaruh kuat, merasa mempunyai cukup waktu untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan, adalah cara mendapatkan kepuasan yang lebih baik dari pada uang.

Untuk mengalihkan pikiran dari benda-benda material, buanglah daftar benda-benda material tersebut ke dalam tong sampah sebelum Anda tenggelam di dalamnya. Untuk menerima kepuasaan yang tahan lama, Anda perlu fokus pada pengalaman bukan pada bendanya.



Putuskan dan Teruskan

Terlalu banyak pilihan akan membuat Anda bingung. Studi terbaru menunjukkan bahwa semakin sedikit toko yang dikunjungi akan membuat orang semakin mudah membuat pilihan, dan mereka juga merasa semakin puas. Ketika Anda merasa masih ada pilihan yang lebih bagus di luar sana, maka pilihan terbaik Anda pun tidak akan mampu memuaskan Anda, kata Barry Schwartz, Ph.D., penulis buku The Paradox of Choice.

Orang yang terus-menerus mencari yang terbaik dari setiap hal, baik pekerjaan, pasangan, atau laptop, adalah orang yang menderita stres tinggi dan merasa tidak puas.

Untuk mengurangi kecemasan, jangan memikirkan kembali keputusan yang telah diambil. Katakan pada diri Anda bahwa cukup baik adalah cukup baik. Ulangi pernyataan ini sampai Anda benar-benar percaya. Akan terasa sulit pada awalnya, tetapi beberapa minggu kemudian Anda akan merasa lebih nyaman



Terimalah Fakta bahwa tidak semua orang menyukai Anda

Jika Anda memasukkan setiap kritikan orang ke dalam hati, Anda tidak yakin akan kemampuan diri Anda sendiri untuk mengenali siapa Anda dengan jelas, kata Baker.

Jika Anda mendapati diri Anda mencemaskan komentar-komentar orang yang negatif akan diri Anda, segeralah ingat pujian terakhir yang Anda terima dari orang yang terpercaya. Yakinkan diri bahwa orang tersebut mengenali Anda dengan benar. Pikiran seperti ini akan membuat Anda lebih bersemangat dan terkontrol.


Sumber
MediaIndonesia.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar